Posted by: yudhaw on: Februari 23, 2009

Gambar disamping kuambil ketika akan berangkat ke Mukomuko tempatku ditugaskan tepatnya di Kecamatan Ketahun Kab.Bengkulu Utara. Disitu ada dua titik yang hampir putus/longsor karena abrasi.
Perjalanan dari Bengkulu ke Ketahun bisa memakan waktu dua jam dengan kecepatan antara 80-110 KM/jam. Itupun kutempuh dengan mengendarai Megapro 160 cc. Bila menggunakan mobil bisa ditempuh sekitar 2,5 jam karena masih banyak jalan yang rusak dan berlubang akibat dalam pembuatan jalan tersebut tidak disertakan drainase sebagai tempat aliran air disamping kualitas pembuatan yang rendah (komposisi antara pasir, batu dan aspal yang tidak seimbang).
Selama dua tahun setengah kuperhatikan perjalanan dari Manna ke Mukomuko tidak pernah mulus pasti ada saja jalan yang rusak dan berlubang . Kadang lubang tersebut kedalamannya sampai 30 cm sehingga untuk kendaraan sedan harus pandai mencari celah diantara lubang-lubang tersebut agar tidak terperosok.
Kapankah lintasan jalan dari Manna ke Mukomuko mulus?Mimpi kalee…. Nanti nunggu Pimpinan proyek, Bendaharawan, rekanan/kontraktor digantung karena ulah mereka, sudah banyak korban yang tewas, luka berat, luka ringan dan hampir saja mobil yang kutumpangi ditabrak oleh pengendara avanza dari arah berlawanan yang menghindari lubang yang tidak begitu dalam. Sampai kapankah ini berakhir? Jalanku masih panjang.
Bukan na emang suka cari yang lubang2 Boss…
Kekekke
Piss
iya mas, setiap aq pulang ke kethun jlnnya kok semakin abis. duhhh jai ngeri abrasinya luarr biasa
banyak nian makan korban jalan tu…………………..
padahal aset daerah n propinsi paling besar dari utara………………..
kira-kira kemane ye………………… hepengnya????????????????????
Februari 26, 2009 pada 11:18 am
Wow, tak terbayangkan. Life is at risk while driving on such road. Jangan sering2 ke Mukomuko deh.