Posted by: yudhaw on: Maret 19, 2009
Kesal banget liat manusia-manusia penipu mo jadi pemimpin bangsa ini! Iklan-iklan politik banyak bertaburan di media massa dan elektronik dengan janji-janji “kalo Aku jadi presiden nanti…bla..bla..bla” Presiden ini gini gini gitu gitu… padahal waktu dia menjabat sebagai presiden gak ada prestasinya malahan banyak BUMN yang diprivatisasi (lihat :”Laksamana Sukardi perlu diperiksa…”) , aset-aset negara banyak [...]
Posted by: yudhaw on: Februari 23, 2009
Gambar disamping kuambil ketika akan berangkat ke Mukomuko tempatku ditugaskan tepatnya di Kecamatan Ketahun Kab.Bengkulu Utara. Disitu ada dua titik yang hampir putus/longsor karena abrasi.
Perjalanan dari Bengkulu ke Ketahun bisa memakan waktu dua jam dengan kecepatan antara 80-110 KM/jam. Itupun kutempuh dengan mengendarai Megapro 160 cc. Bila menggunakan mobil bisa
Posted by: yudhaw on: September 11, 2008
RAPBN 2009 mencerminkan Kepedulian terhadap Sektor Pendidikan
Dalam RAPBN 2009 penghasilan guru dan dosen ditingkatkan.Misalnya, untuk guru PNS golongan II/b tanpa sertifikat profesi dengan masa mengajar 0 th bakal memperoleh gaji minimal Rp 2 juta. Gaji guru PNS golongan IV/e bersertifikat profesi bisa mencapai Rp 6,9 juta. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam rangka memenuhi amanah UU [...]
Posted by: yudhaw on: September 3, 2008
Menyadari akan semakin berkurangnya cadangan/langkanya bahan bakar minyak dari fosil maka pemerintah berusaha mencari energi alternatif, salah satunya dengan program konversi dari penggunaan minyak tanah dengan gas elpiji. Dalam rangka menyukseskan program tersebut pemerintah telah menggelontorkan biaya sampai miliaran rupiah dari kampanye konversi (pemberian kompor gas gratis) sampai pengadaan tabung gas ukuran 3 kg.
Posted by: yudhaw on: September 3, 2008
Pengusaha menggunakan pengaruh pejabat pusat untuk “membujuk” kepala daerah/pejabat daerah mengintervensi proses pengadaan dalam rangka memenangkan pengusaha/rekanan tertentu dan meninggikan harga atau nilai kontrak dan pengusaha/rekanan dimaksud memberikan sejumlah uang kepada pejabat pusat/daerah.
Posted by: yudhaw on: Agustus 28, 2008
Dengan alasan untuk menutup defisit APBN, privatisasi terhadap BUMN-BUMN (lumbung-lumbung penerimaan negara) dilakukan. Salah satunya penjualan saham PT.Indosat Tbk oleh Menteri BUMN saat itu yaitu Laksamana Sukardi pada era pemerintahan megawati (sengaja ditulis dengan huruf kecil sesuai dengan kemampuannya).
Posted by: yudhaw on: Agustus 2, 2008
“Silahkan ketik bla bla bla… kirim ke sekiansekian sekian…” sering kita dengar kalimat seperti itu di beberapa acara stasiun televisi. Mengapa begitu banyak acara tersebut menjadi program televisi? Sampai sampai acara-acara tersebut ditayangkan setiap hari… bahkan dari jam 6 sore sampai jam 12!
Posted by: yudhaw on: Juni 25, 2008
Itu merupakan salah satu cara mendapatkan dollar yang sederhana.Masih banyak cara dengan menjadi affiliater program di dunia internet. Anda mendaftar disini, dan anda tinggal mengklik iklan-iklan yang ditawarkan masing hanya butuh waktu 30 detik (gampang khan??? gratis lagi), sekali klik dibayar 2 cent dollar, dan waktu mendaftar pun dibayar 10 dollars, bila ada referral baru [...]
Posted by: yudhaw on: April 26, 2008
Ketua DPR,Agung Laksono mengakui tidak mengizinkan penggeledahan ruang kerja Amin oleh KPK, dengan alasan pertama saat ini sedang masa reses, kedua apakah kewenangan KPK sampai sejauh itu karena kewenangan tersebut masih diperdebatkan.
Posted by: yudhaw on: April 24, 2008
Saya mengajak kepada para pembaca/netters untuk mengamati dunia pendidikan di lingkungan/daerah masing-masing dan sharing sehingga dapat memberikan informasi yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi pembuat kebijakan.
Dengan diselenggarakannya otonomi daerah, terdapat beberapa bidang yang didesentralisasikan kepada pemerintah daerah antara lain bidang/sektor pendidikan.Beberapa tahun belakangan ini ramai disibukkan dengan Ujian Nasional (UN).
Posted by: yudhaw on: April 24, 2008
Beberapa waktu lalu terdapat temuan adanya pengiriman CPO dan turunannya asal Indonesia yang banyak dilakukan secara illegal ke luar negeri.Akibatnya, meski Indonesia mampu memproduksi minyak kelapa sawit hingga ekspor, harga komoditas yang merupakan bahan baku minyak goreng itu terus melambung.Terpantau dari banyaknya pergerakan CPO dari pelabuhan Indonesia ke luar negeri dengan dokumen dari negara lain.Sehingga [...]
Posted by: yudhaw on: April 14, 2008
Kepemilikan asing atas obligasi pemerintah mulai meningkat setelah sempat turun pada akhir Maret lalu. Ini menunjukan bahwa kondisi pasar Modal Indonesia yang naik turun beberapa pekan lalu bukan disebabkan faktor fundamental, melainkan hanya sentimen sesaat dari pelaku bursa.Hal ini disampaikan oleh Guntur Pasaribu (Direktur Bursa Efek Indonesia) Jumat (11/4) di Jakarta.
Posted by: yudhaw on: April 2, 2008
Sungguh hati tersayat membaca berita tentang keengganan Pemerintah Kota Tangerang, Banten, menyalurkan jatah beras untuk rakyat miskin atau raskin.
Menurut Bulog Banten, jatah raskin dari Januari sampai Maret untuk kota tangerang sebanyak 1.250 ton dan untuk Kabupaten Tangerang 10.170 ton. Hingga akhir Maret, jatah tersebut belum juga terserap.
Sementara itu, jumlah orang miskin di Kabupaten Tangerang mencapai [...]
Posted by: yudhaw on: Maret 25, 2008
Kenaikan asumsi harga minyak Indonesia mencapai USD 95 per barrel berimbas pada penghematan subsidi listrik tahun ini. Dari target sebelumnya Rp 10 T, penghematan tahun ini turun hanya Rp 5 triliun.
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa total kebutuhan subsidi tahun ini mencapai Rp 70,29 triliun. “Kebutuhan subsidinya menjadi Rp 65,29 triliun termasuk carry over [...]
Posted by: yudhaw on: Maret 14, 2008
Sebagian defisit APBN Tertolong Penjualan ORI004
Pemerintah menyerap dana sebesar Rp 13,46 triliun dari oblogasi Negara ritel 004 atau ORI004 yang akan diterbitkan scara resmi tanggal 12 Maret 2008.
Itu artinya, sebagian dari defisit APBN-Perubahan 2008 yang diusulkan senile Rp 86,83 triliun tertutupi oleh hasil penerbitan obligasi ritel keempat tersebut.
Namun, pengamat pasar modal Adler Haymans Manurung [...]
Posted by: yudhaw on: Maret 12, 2008
Pemerintah terus meningkatkan komposisi Surat Utang Negara (SUN). Hal ini ditandai dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan porsi SUN sebesar Rp 25 T.
Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto mengatakan pemerintah akan meminta izin untuk tambahan penerbitan SUN sebesar Rp 25 T untuk tahun 2008. Pemerintah sebelumnya mengantongi izin untuk penerbitan SUN sebesar Rp 91,6 T [...]
last comment